Sudah saatnya dalam usianya yang telah 59 tahun, Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjalankan tugas hendaknya tidak dengan cara kasar, seperti memaksa, mengancam dan menggunakan kekerasan, tetapi melalui cara-cara persuasif, simpatik dan edukatif yang “berkemanusiaan” atau dari reprsif ke kemanusiaan.
Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Republik Indonesia dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo pada peringatan Hari Ulang Tahun Polisi Pamong Praja ke 59 se Jawa Timur, dengan tema “Satuan Polisi Pamong Praja Konsisten Menciptakan Kondisi Yang Tertib, Aman dan Tentram dalam Rangka Munyukseskan Pemilu 2009” yang dipusatkan di Lapangan Wijaya Kusuma Sampang, Rabu (4/2).
Tindakan arogansi di atas lambat laun harus berubah menjadi simpati masyarakat, karena Satpol PP. saat ini telah menunjukkan kemampuannya dalam menyelenggarakan ketentraman dan ketertiban serta mengayomi masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa usia dan pengalaman Satpol PP sudah hampir sama dengan usia Negara Kesatuan Republik Indonesia, oleh sebab itu dengan usia yang semakin dewasa sudah sepatutnya pelaksanaan tugasnya dilandasi pada pertimbangan-pertimbangan semua aspek yaitu aspek perencanaan, organisasi, pelaksanaan dan aspek pelaporannya serta rekruitmen SDM Satpol PP yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi..
Dalam akhir sambutan tertulisnya, Mendagri menyampaikan beberapa hal kepada jajaran Satpol. PP antara lain : harus meningkatkan tugas dan pengabdian dalam menyukseskan kebijakan pemerintah dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman serta keamanan masyarakat secara arif dan bijaksana; meningkatkan motivasi, ketrampilan dan sikap ke arah profesional serta ikut terlibat secara aktif dalam penyususnan dan pembahasan peraturan daerah dan keputusan kepala daerah; meningkatkan peluang menanggulangi ketertiban umum secara profesional, meningkatkan kemampuan 4 CT (cepat temu, cepat tanggap, cepat tindak, dan cepat tuntas) setiap ada keresahan masyarakat meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama,dan jajaran pemerintah.
Dan yang terpenting ádalah ikut menyukseskan dan mendukung pelaksanaan Pemilu 2009 dengan menciptakan situasi dan kondisi ketentraman dan ketertiban masyarakat yang kondusif menjelang Pemilu 2009.
Pada akhir pembacaan sambutan, Gubernur yang lebih populer dengan sebutan Pakde Karwo dan Wagub yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Ipul tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada jajaran Satpol PP. yang telah ikut mengamankan pelaksanaan Pilgub Jawa Timur yang lalu dan berpesan agar dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres yang akan datang juga dapat berlangsung kondusif dan damai. (Humas Setda/Diwa).
Surabaya, 4 Maret 2009
An KEPALA BIRO HUMAS DAN PROTOKOL
KEPALA BAGIAN MEDIA DAN DOKUMENTASI
Drs. SUHARDJO BAGUSTANTO, M.Si
NIP. 510 063 268
Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Republik Indonesia dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo pada peringatan Hari Ulang Tahun Polisi Pamong Praja ke 59 se Jawa Timur, dengan tema “Satuan Polisi Pamong Praja Konsisten Menciptakan Kondisi Yang Tertib, Aman dan Tentram dalam Rangka Munyukseskan Pemilu 2009” yang dipusatkan di Lapangan Wijaya Kusuma Sampang, Rabu (4/2).
Tindakan arogansi di atas lambat laun harus berubah menjadi simpati masyarakat, karena Satpol PP. saat ini telah menunjukkan kemampuannya dalam menyelenggarakan ketentraman dan ketertiban serta mengayomi masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa usia dan pengalaman Satpol PP sudah hampir sama dengan usia Negara Kesatuan Republik Indonesia, oleh sebab itu dengan usia yang semakin dewasa sudah sepatutnya pelaksanaan tugasnya dilandasi pada pertimbangan-pertimbangan semua aspek yaitu aspek perencanaan, organisasi, pelaksanaan dan aspek pelaporannya serta rekruitmen SDM Satpol PP yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi..
Dalam akhir sambutan tertulisnya, Mendagri menyampaikan beberapa hal kepada jajaran Satpol. PP antara lain : harus meningkatkan tugas dan pengabdian dalam menyukseskan kebijakan pemerintah dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman serta keamanan masyarakat secara arif dan bijaksana; meningkatkan motivasi, ketrampilan dan sikap ke arah profesional serta ikut terlibat secara aktif dalam penyususnan dan pembahasan peraturan daerah dan keputusan kepala daerah; meningkatkan peluang menanggulangi ketertiban umum secara profesional, meningkatkan kemampuan 4 CT (cepat temu, cepat tanggap, cepat tindak, dan cepat tuntas) setiap ada keresahan masyarakat meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama,dan jajaran pemerintah.
Dan yang terpenting ádalah ikut menyukseskan dan mendukung pelaksanaan Pemilu 2009 dengan menciptakan situasi dan kondisi ketentraman dan ketertiban masyarakat yang kondusif menjelang Pemilu 2009.
Pada akhir pembacaan sambutan, Gubernur yang lebih populer dengan sebutan Pakde Karwo dan Wagub yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Ipul tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada jajaran Satpol PP. yang telah ikut mengamankan pelaksanaan Pilgub Jawa Timur yang lalu dan berpesan agar dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres yang akan datang juga dapat berlangsung kondusif dan damai. (Humas Setda/Diwa).
Surabaya, 4 Maret 2009
An KEPALA BIRO HUMAS DAN PROTOKOL
KEPALA BAGIAN MEDIA DAN DOKUMENTASI
Drs. SUHARDJO BAGUSTANTO, M.Si
NIP. 510 063 268
Tidak ada komentar:
Posting Komentar